30 April 2006
Update Banner
mata kasih banner tuh...tapi sepertinya belum sempurna deh/....kurang srek aja, tapi untuk sementara a biarkan saja seperti itu...masih ada bugnya...( mangnya serangga )
gimana asyik ngga bannernya :)
17:35 Posted in Note | Permalink | Comments (0) | Email this
Kenapa Aku Bukan Malaikat ?
pernah seorang teman mata bercerita bahwa untuk menjadi mahluk yang jahat itu mudah. sulitnya adalah bagaimana berubah 180 derajat dari jahat menjadi baik. lanjutnya, yang baik itu selalu sedikit dan yang buruk itu pasti banyak.
mata sendiri tidak tahu arti yang sebenarnya dari pembicaraannya itu. mata hanya mengetahui bahwa sebenarnya ia ingin memberitahukan bahwa untuk menjadi baik itu sulit dan untuk menjadi buruk itu gampang.
ketika menulis tulisan ini, mata menyadari secentil dari perkataanna itu. intinya adalah bahwa buruk itu sesuai dengan fitrah manusia dan baik sesuai dengan fitrah Tuhan.
Tuhan yang baik hati telah menciptakan kita sebagai wadah khilaf dan dosa. penuh dengan kekurangan dan kebodohan. lengkap dengan ketidaksempurnaan dan keletihan.

lalu apa tujuan Tuhan menciptakan kita dalam morfologis seperti ini? kenapa Tuhan tidak menjadikan kita mirip dengan malaikat. kira-kira bentuk kita mirip malaikat, kita punya sayap, tak pernah bertengkar, tak ada penjara, tak ada permusuhan, perkosaan, penjarahan, pembakaran penduduk. tidak ada yang mencabuli anak kandungnya sendiri lagi, tidak ada massa yang memotong kelamin pencuri ayam, atau bahkan tidak ada lagi
pemberitaan di internet kalau ada tentara rusia yang di sembelih hidup-hidup gara-gara perang.
adakah yang bisa menjawabnya? seandainya kita berjiwa malaikat berfisik manusia, tentu menyenangkan..bisa terbang dan penuh sukacita!!
tetapi tunggu dulu.... mata keliru!!
Tuhan memang MAHA BENAR kitalah ini yang bodoh..Malaikat itu khan ga punya nafsu, sehingga kalau kita tercipta tanpa nafsu, berarti kita ga akan punya cinta kasih terhadap lawan jenis kita (perempuan). itu artinya ga ada lagi kelahiran seorang bayi hasil pertemuan okulasi cinta perempuan dan lelaki. ibarat hujan yang bertemu dengan tanah yang melahirkan sebuah kehidupan yang bermanfaat.
dan kalau kita sama dengan malaikat berarti kita ga akan pernah pacaran, ga akan pernah kawin dan gak akan pernah apel malam minggu lagi..valentine jadi hampa, tahun baru jadi hilang dan pernikahan berubah menjadi enyap. bahkan ngga akan bisa nulis blog seperti ini
teman-teman yang lain pasti ga tahan.. sama dengan mata. kalo gitu kita sepakat aja deh..bahwasanya memang kita ini lah yang bodoh, hanya Tuhan yang Maha Tahu!!!
11:00 Posted in Opini | Permalink | Comments (0) | Email this
29 April 2006
Update Photo
mata masukan beberapa list photo,
dari wallpaper maupun free style art yang di bikin dari aplikasi design
semoga bermanfaat
Thanks
13:35 Posted in Note | Permalink | Comments (0) | Email this
dalam genggaman mata

mata suka sekali sama foto itu...teringat dulu ketika masih bayi....lahir dalam keadaan putih dan bersih, bebas dari segala kuman kemunafikan yang ada di dunia ini...
well..inilah fakta
fakta yang sangat penat dan susah sekali untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah...
adalah Mamah yang melahirkanku, tapi dia tidak menusuiku :(
adalah Mamah yang melahirkanku, tapi dia tidak membesarkanku :(
adalah Mamah,...aaarrrhhhhh
Entahlah...kutuklah aku mendadi batu seperti malin kundang jika itu perlu...
aku hanya heran mah....jika kamu ingin membuangku...kenapa kamu harus melahirkanku...seolah olah aku ini anak haram jadah....
perih rasanya...semua aku kira ini seperti sebuah panggung sandiwara...tapi aku menghadapinya selama 23 tahun...sandiwara macam apa ini ???
tapi jujur mah...sedikit dalam hatiku tidak ada rasa benci sama kamu...
09:35 Posted in Curhat | Permalink | Comments (5) | Email this
Vanity Namely My Fav Sin
bener ngga ya kalimat diatas...
kalo salah mohon dibenerin,...soalnya emang ngga gitu lancar dalam bahasa english
masih nyap nyap nyap....
Kesombongan adalah dosa Favoriteku
fav siapa ? Malaikat atau Setan ???
itu yang pantas untuk dipertanyakan....sebuah tanda tanya yang besar akan siapa sih kamu...siapa sih loe...?? kalau anak muda jaman sekarang sih ngomongnya seperti itu...
( mangnya iklan :) )
intinya apa sih kok mata nulis kayak gini...?
ngga tau juga...cuman...akhir akhir ini emang sepertinya mata lagi down banget...
mikir yang ngga ngga dan terlalu memvonis tentang sebuah sifat yang burukl yang ada dalam diri ini...
semua sifat bahkan ingin tau sejauh manakah aku ??
itu aja sebenernya....
09:20 Posted in Curhat | Permalink | Comments (0) | Email this
28 April 2006
Habis Terang Terbitlah Gelap
lima tahun yang lalu mata hanyalah seorang mahasiswa. saat itu segalanya melambung begitu tinggi. Begitu banyak obsesi yang ingin teraih , begitu banyak mimpi-mimpi dilangit yang tinggi. begitu banyak kusuarakan tentang kemandirian para wanita, begitu hebatnya dan pentingnya arti wanita baik dalam karya, masyarakat juga keluarga. sang Ibu adalah sosok yang begitu dicintai, sang gadis adalah lambang kehormatan bagi keluarganya dan sang istri begitu hebatnya menjaga martabat rumah tangganya.
saat ini begitu banyak slogan-slogan emansipasi disuarakan, puluhan tahun silam, sang Kartini telah melantunkan kesetaraan antara pria dan wanita, �Habis Gelap Terbitlah Terang� adalah bukti nyata buah pikiran dan cita-cita seorang Kartini di masa itu.
mungkin Kartini akan tersenyum bangga saat dilihatnya betapa banyak kiprah wanita dalam karya, dalam berbagai bidang mulai astronot sampai tukang beling, mulai pilot sampai kondektur bis kota, bahkan sudah ada yang jadi presiden. Mungkin ini semua berkat perjuangan seorang Kartini atau mungkin juga bukan perjuangan siapa-siapa. adalah sudah ketetapan bahwa manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang telah dimilikinya. begitu pula wanita, dia akan selalu menuntut dan menuntut ada atau tanpa ada Kartini sekali pun.
bila kita lihat wanita � wanita di sekeliling kita, mungkin tersirat rasa bangga di hati kita dan bertanya inikah wanita modern itu.. inikah seorang istri yang pantas dicintai suaminya, inikah gadis yang dijaga kehormatannya oleh orang tuanya, atau inikah ibu yang jadi panutan putra-putrinya.. Lihatlah.. inikah harapan Kartini ???
saat kita lihat betapa penuhnya tempat-tempat hiburan yang menyediakan deretan wanita penghibur, atau remaja-remaja putri yang asyik berdiri di tepi-tepi jalan menunggu om om yang menyapa, atau para wanita karir yang asyik dengan dunianya hingga melupakan kodratnya, bahkan tidak jarang dari mereka yang rela kehilangan kodratnya.
ini kah emansipasi itu??? saat para LSM sibuk menyuarakan kebebasan wanita, saat mereka menuntut pemerintah untuk bersikap antusias menyikapi berbagai masalah wanita, dan masih banyak lagi yang mereka tuntut untut membuat para wanita menjadi lebih �go publik� lagi.
kala lelah merasuki tubuhku ingin rasanya menangis� sembari teringat cita-cita Kartini. sebenernya ini salah siapa� ini kemauan siapa� siapa yang memaksa wanita untuk meraih semuanya� tidak ada melainkan para wanita itu sendiri.
para pria telah terbiasa dengan serentetan slogan emansipasi yang disodorkan oleh pasangannya, dan dengan terpaksa atau bahkan dengan suka cita mereka merelakannya atas nama cinta, namun disatu sisi mereka akan menyodorkan sederet syarat yang harus dipenuhi sang istri yang �kekeuh� mempertahankan komitmen emansipasinya. para istri akan merasa malu bila mereka hanya di rumah saja menjadi seorang ibu rumah tangga. siapa sebenarnya yang membuat budaya ini.. bukankah para wanita itu sendiri�
sementara saat mereka lalai sejenak dari salah satu kewajibannya, mereka akan kehilangan karirnya atau kehilangan salah satu anaknya karena narkoba atau obat-obat terlarang lainnya. bahkan yang terparah para istri bisa kehilangan suaminya yang akan berpaling pada wanita lain karena merasa di rumah kurang diperhatikan. ini salah siapa� siapa yang menuntut budaya seperti ini.. para wanita itu sendiri bukan???
emansipasi hanya membuat pria menjadi malas mencukupi kebutuhan rumah tangganya karena istrinya juga seorang pekerja, bahkan tidak jarang dari mereka yang menjadi malas untuk bekerja. emansipasi juga bisa dijadikan dalih bagi para suami yang berpaling dari istrinya karena tidak setia, emansipasi juga bisa menghancurkan generasi muda bangsa yang terlena dalam bius narkoba, karena sang ibu lalai dalam salah satu tanggung jawabnya.
andai para wanita itu sadar bahwa dia tidak mungkin menjadi setara dengan pria, karena memang mereka bukan pria. andai para pencetus emansipasi mau mengerti dan bisa menerima, bahwa Tuhan telah menciptakan dua jenis manusia yaitu pria dan wanita dan tidak ada perintah di agama manapun untuk saling berlomba menyetarakan dirinya dalam dunia, karena masing masing sudah ada fungsinya. bukankah keimanan kita yang harus kita perlombakan untuk menjadi insan seutuhnya???
bagaimanapun juga...selamat hari kartini
ps: hanya posting pindahan dari blogku sebelah
14:20 Posted in Opini | Permalink | Comments (1) | Email this
20 April 2006
Akhirnya Aku Bikin Blog
gara gara buka blognya Mayda
trus akhirnya mata regis disini
semoga halaman baru ini bisa seterusnya terisi oleh warna warna kehidupan yang mata jalani
yak yak
semangat....:)
14:30 Posted in Note | Permalink | Comments (0) | Email this



