« Doa | HomePage | Rumah Baru »
09 October 2006
apa kabar ?
aku sudah lama tak mendengar kabarmu. padahal kau pandang bulan yang sama dengan yang kupandang. kau lihat matahari yang sama seperti yang kulihat. pada jalan yang kususuri pun masih terpeta jejak langkahmu ketika kau menapakinya. tapi angin tak pernah menghantarkan percikan dirimu ke pelukanku. mungkin hanya sesekali kau muncul dalam semu jeratan mimpiku. dan aku tak pernah tahu apakah aku pernah terbang mengunjungi kabut mimpimu.
aku pernah berkata, jangan sesekali menyingkat kata dkk. karena sahabat bisa pergi sekuka hati. tanpa alasan yang pasti. tanpa berita. hanya ucapan terima kasih dan secarik puisi yang kau buat. kau menghilang.
apa yang sedang kau lakukan sekarang ? sungguh, aku benar benar tak tahu. aku kehilangan jejak langkahmu sejak kau letakkan kaca pemisah buram yang tak mungkin bisa kulihat. bahkan memandang dari balik kaca untuk mengintip bayang dirimu pun aku tak bisa. kabut pedih yang melingkupi terlalu tebal. hanya gegap nyeri berdenyut yang kudapat.
siapakah sekarang yang merajut tetesan waktu bersamamu ? untaian masa kita terburai sudah. hanya tertinggal serpihan serpihan jiwa yang terserak. terbelenggu dalam hening yang menyiksa. rindukan kamu.
bodohkah aku jika masih saja mengalamatkan rindu padamu ? mungkin saat tak ada lagi detik yang kau lewatkan untuk mengingatku. mungkin saat tak ada lagi sisa diriku yang terpatri dalam hidupmu. mungkin cabikan kenangan tentangku telah terburai. bahkan mungkin hanya sekedar namaku pun kau lupakan.
hanya hening yang kau tawarkan padaku. tanpa imbalan apapun. kau lontarkan hening ketika kupersembahkan rinduku. hening yang terus meraja. hening yang lahir dari hening. rinduku terbentur hening. tapi aku masih tetap merindumu. kurengkuh hening ketika kumerindumu.
sudahlah. tak peduli aku berteriak sekuat tenaga kau tak akan mendengarku. kau lebih memilih hening untuk menggantikan jerit hatiku. hening yang menulikan. hening yang hanya hantarkan cakap rindu. semoga kau baik baik saja di seberang hening yang memisahkan kita.
sudahlah. buat apa aku berkata panjang lebar. ini hanyalah ungkapan yang aku rasakan selama ini karena aku sudah mengenalmu. walaupun kamu sudah tidak akan mampir dan membaca tulisanku lagi. tapi namamu tak akan kuhapus. tak akan kuhapus dalam ingatanku. karena kamu memilih untuk mengakhirinya, pergi dan mungkin tak akan kembali lagi. sudah cukup kukatakan dengan indah akan ini semua. aku tidak mau berkata kata indah seperti ini lagi. karena aku tidak mau sahabat yang lain pergi seperti kamu. terima kasih karena sudah mau menjadi salah satu dari malaikatku. terima kasih.
kamu.
membawa sebatang palu
untuk memecahkan kangen yang membatu
12:35 Posted in Note | Permalink | Comments (23) | Email this
Comments
mata kadang kdang seorang temanpun perlu pergi sejenak :)
Posted by: -g- | 09 October 2006
alooo mat..
leni berkunjung lagi :-P
gimana kabar mata?
moga mata baik2 aja..
di fasilkom lagi banyak kerjaan banget nih..
sori yah jarang mampir :-)
mungkin malaikat mata itu.. juga sedang disibukkan oleh banyak hal di sana.
jadi mata positif thinking aja atuhh!!
ya udah ah.. lagi mau ngerjain tugas lagi nih..
yuukk! daaah mata :-)
hayoo.. hayo tersenyum lagi!
Posted by: leni | 09 October 2006
sedih bgt postingannya Ta, why neh...? whatever happened, Mata tetap tersenyum kan....:))
Smile Ta!
Posted by: meiy | 09 October 2006
Aku juga rindu sama dia, lama tidak tahu kabarnya, lama tidak tag shout box dengannya, harapanku ia baik-baik saja dan dalam keadaan bahagia.
Kita doakan ya mata, biar dia cepat kembali dan bersama kita lagi di blogger saling membagi cerita.
Kalau kamu ketemu duluan sama dia, salam dari aku Beverly, kalau aku ketemu dia duluan, aku akan menyampaikan salammu untuknya.
Posted by: Beve | 09 October 2006
what a life ya Ta...
Kehilangan dan rindu...ini yang baca dalam bait bait katamu.
jangan sedih hati...
Posted by: unai | 09 October 2006
ada apa to ini?
kenapa sedih-sedihan?
sedih betulan, maksudku.
kenapakah?
sapa yg pergi ta?
ngga pake pamit?
ngga pake alesan?
minggat?
aku akan ke rumahnya membawa palu,
ngetok kepalanya,
supaya bisa rindu sama kau juga hehehhe...
lumayan kan ^^
Posted by: Rho Mayda | 10 October 2006
Saya baik aja. Mata gimana?
Posted by: Hany | 10 October 2006
udh catet alamat mata, kmaren udah di terminal arjosari mo ke solo naek bus ke rumah mata... tapi dian pulang lagi, gara-gara lupa ga bawa palu... dicari ga ada, ga jadi ke rumah mata deh ^_^ he3x
Posted by: tjahaju | 10 October 2006
relationship is two parties...
bagiyan gak enaknya... kalo yang satu pengen jalan ke depan tapi yang satu cuma pengen jalan di tempat, it won't work right?! ;-)
Posted by: mbakDos | 10 October 2006
cieee... mata kgn ama siapa tyuuuhhh... ;))
Posted by: ndrit | 10 October 2006
Let's sing..
"aku baiikkkk baikkkk sajaaaa..."
Kabarku baek2 aja koq, skarang lagi seneng soalnya abis gini aku mo mudik pulang kampung, kaga ngendon mulu di bandung, makasihh ya udah nanyain kabarku (sokpede.com)
--->> Lho...?? Oh, bukan nanya kabarku toh? Huehehehe
Posted by: Reth | 10 October 2006
Kerinduanmu adalah menjadi bagian dari kehidupan persahabatan...jangan sedih mata :D
Posted by: chantee | 10 October 2006
waduh.. mata ko sedih begini sih postingannyah??? kangen ma sapa c?? kana kan masih sering maen ksini n baca tulisan mata. masih suka isi tagboard juga. --> Kana yg ke ge eran dikangenin mata
many people come into your life n leave their footprints, but only few of them will come back and leave more footprints. so, mata jangan sedih ya karena sahabat mata ninggalin mata tanpa kabar ato pun pesan. masih banyak sahabat mata yg lain yg akan selalu datang berkunjung ke eternity. kek kana gituh... *kedip2 centil*
tadi kana cek lagi kedokter, ta. kata dokter biar lebih pasti kana disuruh cek ke dokter bedah. diagnosa sementara sih cuma timbunan lemak doank. mudah2an emang gak parah ya, ta. thx atas support doanya :)
Posted by: kana | 10 October 2006
hmm,,, reminds me of someone...
gimana ya kabarnya sekarang?
apa masih inget sama saya? :D
btw, mata... kapan2 maen ke jogja :D
Posted by: chocoluv | 10 October 2006
diam..dan ditinggalkan.. atau pergi dan meninggalkan.. that's life!
Posted by: dewi | 10 October 2006
diam..dan ditinggalkan.. atau pergi dan meninggalkan.. that's life!
Posted by: dewi | 10 October 2006
May the more friends and close ring of colleagues that come to visit will melt your hardened longing..and stray-away your despair..
kind regards from West Africa
Posted by: luigi | 10 October 2006
maaf mata, kita ngga bisa bertemu lagi. sudah kutinggalkan kertas dengan puisi. itu juga hasil googling.
semoga kamu lupa nagih palu ke aku...hiks
Posted by: aris | 11 October 2006
waduh mata....
kok tulisannya ngena banget...
Posted by: crushdew | 11 October 2006
aku mmg bukan malaikat nya Mata, tp klo kamu tanya kabarku? akan aku jawab, "tyka lagi gag enak hati..lg ada tanda tanya besar di kepala, menyesaki hingga ke dada..."
Posted by: tyka82 | 11 October 2006
hmm.. kabar saya alhamdulillah baek ta..
tapi saya tidak datang membawa palu, karena saya udah tinggal di palu.. dan rindu itu tak kunjung membatu juga.. hmmm...
*wink*wink* :P
Posted by: eva | 12 October 2006
Saya juga mengharap dia, akan datang membawa palu, bahkan gada, untuk memecah rindu ini. :D
Posted by: eve | 12 October 2006
yang kamu kangeni lagi nonton Dora, Mat...hehe...
siapa sih temen yang bakal lupain kamu, pasti dia lagi sibuk tuh.
Posted by: Tiwi | 16 October 2006



