« damai dimata damai dihati | HomePage | hidup itu indah »
15 February 2007
damai dimata damai dihati
sepertinya ngga mungkin kata kata diatas terwujud. tapi ngga ada yang ngga mungkin jika rasa damai dimata dan damai dihati bisa menjadi kenyataan. menuju ke proses itu sangatlah susah. tapi sebagai manusia yang normal, siapa sih yang ngga mau rasa damai itu tercipta ? tentu saja manusia yang ngga normal. andaikata saya bisa berbicara secara langsung dengan pakdhe george bush, saya akan tanyakan soal damai dimata damai dihati itu. "susah apa tidak pakdhe ?" mungkin jawabnya bakalan susah. bagaimana tidak, begitu mendengar ada negara yang mengembangkan senjata nuklir langsung nyut nyutan pecah ndase. begitu mendengar ada yang tidak mau membagi lahan minyak langsung nyut nyutan pecah ndase. pokoknya jika tidak sesuai yang diharapkan pasti nyut nyutan pecah ndase terus. begitulah pakdhe bush, gombale mukio.
tapi kalau dipikir pikir dengan kepala dingin dan waras, karena ada juga yang kelapanya dingin tapi ngga pernah waras, kalau sebenarnya menciptakan kedamaian itu tidak sesusah yang dibayangkan. orang jawa bilang tepo sliro atau dengan kata lain saling menghormati antar sesama maka rasa damai itu akan tercipta. begitu melihat ada yang tidak benar langsung menegur untuk mengingatkannya tapi tidak berkesan seperti menggurui. bisa sambil bercanda dan tertawa. contohnya tetangga saya yang ngakunya seorang darah biru, keturunan ningrat, bergelar raden mas dan segala tetek mbengeknya yang berbau kraton surakarta hadiningrat. dia tidak mau kalau ada orang yang memanggilnya "pak" atau "mas" padahal panggilan "pak" atau "mas" itu sudah sangat sopan. "memangnya aku pakmu." atau "memangnya aku masmu." jawabnya. dia hanya mau dipanggil "ndoro" gila ngga itu ? contoh sepele lainnya ada seorang pengendara motor yang hampir serempetan. perlu digaris bawahi kata kata hampir. itu berarti belum terjadi. bukannya bersyukur tapi malah lihat lihatan teriak maki maki "ooo lha matane... !!!" pengendara satunya menjawab "matamu dewe,... !!!" hingga sering menyebabkan perkelahian. mbok ya sudah bilang "sorry ya mas..." beres kan, masalah selesai. kasus kasus seperti inilah yang mencemari tata keharmonisan rukun tetangga warga negara kita. hingga rasa damai itu menjadi jarak. hingga orang sering berkata "asss mbuh, sak karepmu..."
sampai tulisan ini diturunkan. saya belum merasakan kedamaian yang benar benar damai dimata dan damai dihati. hingga kemarin hari kasih sayang dirayakan saya juga belum merasakan damai dimata dan damai dihati. sebagai manusia saya cuma menginginkan kehidupan yang damai dan tenteram. dan sebagai manusia saya hanya ingin hal itu bisa terwujud. manusia yang saling tolong menolong, saling menghormati dan mengesampingkan perbedaan.
lalu saya kembali merenungkan diri. jika saya ingin menciptakan rasa damai dimata dan damai dihati itu, maka saya harus damai dengan diri saya sendiri. damai dimata saya maupun damai dihati saya. tapi saya percaya, selama hayat masih dikandung badan, keinginan damai setiap manusia waras itu selalu ada.
09:48 Posted in Opini | Permalink | Comments (22) | Email this

Comments
kenapa ya si pakdhe george itu gak mau hidup damai?
Damai itu kan salah satu nikmat yang indah..
Posted by: rinnie | 15 February 2007
Kalo orang lain ga mau damai, biar kita saja yang rasakan kedamaian itu bersama orang yang mencintai kedamaian, Biarkan kedamaian dan cinta kita menebar, mungkin mereka kan iri pada kita.......
Posted by: 'N | 15 February 2007
Selama Tuhan ada di dalam dada, kedamaian akan selalu tercipta paling tidak kedamaian dalam diri. Halah..
Posted by: de | 15 February 2007
susah ya, soalnya manusia slalu punya sisi jahat, slalu punya insting untuk mempertahankan sesuatu (yg memicu perang/brantem)..
eh tapi soal berdamai dengan diri sendiri.. hmm.. i think i have!
Posted by: devishanty | 15 February 2007
namanya juga manusia, maunya bener sendiri, sedikit terusik keluar emosinya :)
Posted by: Ajie | 15 February 2007
duh, na juga pengen damai negh ma Gentong... tapi tadi pagi dy yg mutusin telpon duluan sambil marah2... gemana dunkz????
Posted by: Kana | 15 February 2007
damai itu indah. tapi susah ya hare gene :(
Posted by: venus | 15 February 2007
That's why we're waiting
Waiting on the world to change
We keep on waiting
Waiting on the world to change
It's not that we don't care,
We just know that the fight ain't fair
So we keep on waiting
Waiting on the world to change
And we're still waiting
Waiting on the world to change
We keep on waiting waiting on the world to change
One day our generation
Is gonna rule the population
So we keep on waiting
Waiting on the world to change
We keep on waiting
Waiting on the world to change
hehe.. lagu bapak john mayer ini seperti sebuah keniscayaan terhadap suatu keyakinan akan adanya sesuatu yang lebih baik.. mantabbb.. ga ada salahnya untuk mulai belajar percaya..
damai itu indah..
selayaknya indahnya sebuah 'gratisan' *wink*wink*
-halaah-
^_^
Posted by: eva | 15 February 2007
pokoknya mulai dari diri sendiri dulu damainya....(tp susah jg lho :D)
Posted by: kenny | 15 February 2007
asss...mbuh! yang mo congkrah sendiri ya monggo, yang penting aku selalu berharap ada kedamaian di hati agar damai pula di keluarga kecilku....
Posted by: Tiwi | 15 February 2007
i need peace, mat....
Posted by: fitri mohan | 16 February 2007
yang paling sulit adalah berdamai dg diri sendiri ya ta .
Posted by: meiy | 16 February 2007
hihih, sorry keknya kata yg paling ampuh untuk berdamai.. meski kadang2 ga cukup kuat untuk mendamaikan..
Posted by: dewi | 16 February 2007
karena aku masih waras, aku juga mau kedamaian
Posted by: mei | 16 February 2007
damai di bumi....
Posted by: uli | 16 February 2007
PEACE...
Posted by: Rara | 16 February 2007
kelapa apa kepala? :p
Posted by: nia | 16 February 2007
damai...
damai...
damai...
kapan emangnya dunia bs damai??!!
Posted by: ordinary girl | 16 February 2007
damaii....kapan yah???damai ma diri kita aja deh duluw...^_^
Posted by: ranny | 16 February 2007
damai akan tercipta jika kita: manusia yang dianugerahi ego dan emosi, bisa menjaga dan menahan emosi kita masing-masing.
gua pengennya sih semua orang gitu. tapi syusyeh, hehehe.. gua sendiri juga masih suka emosian, dikit2 ngambek, dikit2 marah, hehehe... tapi tapapalah,, yang penting kan kita berusaha untuk berubah menuju hal yang lebih baik..
Posted by: rime | 16 February 2007
damai di mata damai di hati... mantep ta kata" nya... cuman susah mo ngewujudin soale ak lom bisa damai ma hatiku dewe:D:P
Posted by: Kristin | 16 February 2007
SUMPRIIT, KEMAREN SAYA UDAH KOMEN DISINI...
KOK GAK ADA? HALAH2...
PEACE AJAH DEH!!!
Posted by: elly.s | 18 February 2007
Post a comment