« funtwo rock !!! | HomePage | sudahkah anda membaca postingan saya hari ini ? »
14 August 2007
detik detik
sebelumnya saya akan berkata
hiduplah indonesia raya...
nah, kalau dipikir pikir lebih dalam lagi. benar juga omongan teman saya. kok rasanya saya ini sok berjiwa nasionalis. sok berjiwa patriotisme. sok berjiwa pahlawan. padalal ? apa coba yang sudah saya lakukan bagi bangsa ini ? ngga ada satupun yang saya lakukan pada bangsa indonesia tercinta ini. saya ini sudah numpang hidup disini, sudah numpang lahir disini, titip nyawa ditanah ini. oalah mbokne,...mbokne...lha kok masih nuntut ingin ini ingin itu. coba bayangkan lagi saudara, waktu jamannya pemilihan presiden tahun kemaren. saya ini golput. saya tidak memilih siapa siapa ? karena dari semua calon memang menurut saya tidak ada yang cocok. sudah ngga ikutan milih presiden, sekarang sok sok'an ikut ikutan marah. bela belain yang lemah. soal jatah korban gempa yang kurang, soal nasib rakyat porong yang terkena lumpur, soal gaji buruh yang mepet, soal anggota DPR yang dapat fasilitas lebih, soal ini dan soal itu.
"lha itu sampeyan namanya ndak tau diri mas,... kalau sampean dulu ikut nyoblos milih presiden berarti sampeyan punya hak untuk nuntut ini nuntut itu. wong sampeyan adem ayem saja. kok ikut ikutan sok jadi pahlawan kesiangan, menegakkan keadilan membela kebenaran. eee lhadalah lae,...lae" kata teman saya bagai semar sedang memberi petuah.
"loh...kok Jej jadi marah marah gitu ? saya kan cuma menyampaikan aspirasi sebagai warga negara." jawab saya sedikit sewot.
"sabar... kok jadi debat kusir kaya gini ?" kata teman saya satunya lagi yang berusaha menenangkan masalah.
"sabar sabar,... aku nek nesu pasti teringat tanah airku." jawab saya dengan emosi tinggi. tapi malah tawa riuh serempak meredakan suasana waktu itu. kemudian obrolan hangat kembali tercipta.
lalu ceritanya beberapa hari yang lalu terdengar desas desus dikota solo kalau akan diadakan sweeping software dan instalasi komputer. semua tempat dari kost kost'an, perkantoran, warnet, hingga counter hp mungkin akan terkena dampaknya. lalu teman saya mapkos ( masyarakat pengguna komputer surakarta ) mengajak teman teman lain untuk melakukan aksi demo menolak sweeping software dan instalasi komputer ke DPRD surakarta pada tanggal 15 agustus 2007.
"ya sudah sepantaskan sampeyan sampeyan itu tertip hukum mas. kalau saya yang punya microsoft, saya juga ndak bakal rela kalau OS saya dibajak dan digunakan saenak udelnya sendiri dengan gratis." kata teman saya lagi yang mulai cari perkara.
saya sudah mulai diam. terserah dia mau bilang apa. saya cuma mencoba berfikir positif. kita pasti tahu yang namanya windows itu sudah memasyarakat. nah jika kita disuruh membelinya, semisal harga windows XP kurang lebih Rp 2.750.000, lalu belum lagi microsoft office yang harganya kurang lebih Rp 4.000.000 dan norton antivirus kurang lebih seharga Rp 375.000, dan belum termasuk harga komputer yang katakanlah Rp. 4.500.000, apakah wajar jika kita mengeluarkan uang sebanyak Rp 11.625.000,- harga tersebut belum lagi kalau kita ada program tambahan seperti corel, adobe photoshop, atau yang lainnya.
saya mendengar kabar kalau ada warnet yang sudah membeli ijin untuk menggunakan software tersebut tapi masih saja kena dampaknya. para aparat langsung mendatangi dan mengambil beberapa komputer untuk dijadikan barang bukti. ternyata indonesia memang benar benar IGOS. bukan go open source tapi go stupid.
setelah kabar bajak membajak itu. lucunya saya yang sok berjiwa nasionalis ini disuruh pidato pada waktu malam tirakatan untuk mewakili para pemuda kampoeng. mendengar hal tersebut teman saya semakin semangat untuk berkomentar. komentar yang menghina maksudnya. "hahaha,.. tau apa sampeyan soal jaman kemerdekaan ? lha wong tiap hari hobbynya nonton spongebob sama patrick, kok mau pidato dimalam tirakatan." begitulah katanya sambil tertawa ngakak.
lagi lagi saya capek menanggapi mulutnya yang seperti sampah itu. tapi saya memang sedang kebingungan. apa yang mesti saya sampaikan. soalnya saya tidak melihat langsung bagaimana para pahlawan itu mati matian membela bangsanya hingga titik darah penghabisan. saya hanya mendengar cerita dari nenek soal sumpah pemuda, saya hanya mendengar dari ayah soal indonesia merdeka, dan saya hanya mendengar dari ibu soal pemberontakan G30S/PKI. saya tidak pernah melihat bung karno pidato, saya tidak pernah melihat jendral soedirman berperang, saya juga tidak pernah melihat ahmad yani diculik dan dibunuh. saya tidak pernah melihat sejarah para pahlawan tersebut secara langsung. sebagai generasi baru, saya hanya menuai hasilnya saja. saya hanya bisa menceritakan kekuasaan orde baru, saya hanya bisa menceritakan perjuangan rakyat untuk melakukan reformasi. dengan pemerkosaan, dengan penjarahan juga dengan pembakaran. saya hanya bisa menceritakan para pahlawan sekarang ini yang bukan lagi berjuang membela tanah air tercinta tapi berjuang demi kesejahteraan hidupnya. apakah itu yang harus saya sampaikan. lihat ! saya sudah sok nasionalis lagi.
sudahlah, sepertinya detik detik ini terlalu dini untuk saya bicarakan.
merdeka !!!

08:33 Posted in Cerita | Permalink | Comments (39) | Email this
Comments
jadi qta udah merdeka belum sih, mas ?
Posted by: lita | 14 August 2007
"sudahlah, sepertinya detik detik ini terlalu dini untuk saya bicarakan."
bener tuh, seharusnya diceritain pas tgl 17 agustus :)
merdeka!
Posted by: mr.cappuccino | 14 August 2007
lalu... eksimpulan nya apa Ta?
jadi pidato ga?
Posted by: novee | 14 August 2007
ya kalo semua muanya harus bayar dan ndak bole mbajak, yo endonesa ini akan makin bodo Ta....
Posted by: za | 14 August 2007
lebih baik sok-nasionalis daripada sok-separatis
Posted by: rime | 14 August 2007
Heh? No komen.....
(bingung liat komennya bapak-bapak itu. Serius kali......)
Posted by: fely | 14 August 2007
@lita
belum... merdekanya tanggal 177 hahaha
@mr.cappuccino
wah iya itu :p
@novee
ya mau ngga mau harus pidato
lha yang nyurtuh pak rt
Posted by: mata | 14 August 2007
@za
maksudnya jadi bodo ?
@rime
lebih baik lagi ngga usah sok sok'an
@fely
serius tapi santai kok fel
Posted by: mata | 14 August 2007
aku masih suka membajak..
Posted by: devishanty | 14 August 2007
selamat hari selasa =)
Posted by: anina | 14 August 2007
gak adil ah. saya disini mengeluarkan uang lebih Rp 11.625.000,- , untuk seperangkat komputer, sementara kalian di indo enak enakan membajak karya orang.
cobalah berpikir positip.....
Posted by: dian | 15 August 2007
@devishanty
sama dev... hahahaha
@anina
met hari selasa
@dian
masalahnya kenapa pas ada yang sudah kita beli secara resmi kok masih juga kena sangsi juga ???
ini bukan kerjaan pihak microsoft tapi aparat juga ikur ikutan nyari nafkah...
Posted by: mata | 15 August 2007
dan aku juga MASIH suka melihat pilm bajakan...=D
hidup Indonesia!!!
Posted by: mei | 15 August 2007
Ya susah sih kalo bicara bajak membajak... menurutku selagi ekonomi masih carut marut.. orang akan tetap menggunakan produk bajakan... (mode serius: ON)
Posted by: bakhrian | 15 August 2007
Itulah yang saya takutkan mas. Kalau sampai di Medan juga dilakukan sweeping software kerumah-rumah dan kos-kosan, bisa mampus deh saya. Hasil menabung setahun sampai berdarah-darah itu bisa lenyap gak berbekas :(
Posted by: ahmad simanjuntak | 15 August 2007
@mei
kalau film bajakan ngga deh... hahahaha
@bakhrian
nah kalau bajakan untuk kebutuhan gimana kang...
tapi bagaimanapun juga membajak itu keliru yah ???
@ahmad simanjuntak
memang dimedan situ juga buka usaha rental warnet ya kang ????
Posted by: mata | 15 August 2007
detik-detik proklamasi...
he3x... merdeka!
Posted by: tjahaju | 15 August 2007
ikutan upacara 17an di sekolah membangkitkan jiwa nasionalis kan?
Posted by: ShOFa | 15 August 2007
merdeka!!
ikut lomba opo ae mat?
Posted by: ndutyke | 15 August 2007
yah lebih enak merdeka toh ya mbak, walau negara masih banyak salahnya. Khan udah enak ngga mesti ikut melawan londo yg pake meriam bedil canggih, sini cuma modal bambu runcing dan senjata rampasan. Kalo kita ngomongnya bangsa suka membajak yah mau gimana lagi memang masih bodoh, tapi nanti khan harus mau belajar jadi pinter.. kayak wong jepang dulu lo mbak. Mereka niru teknologi tapi juga ngembangin sendiri ... pokoknya..... merdeka ... lebih asyik...
Posted by: putu | 16 August 2007
semoga seluruh rakyat Indonesia benar2 bisa menikmati kemerdekaan yg sesungguhnya secara merata.
Posted by: Mama Rafi | 16 August 2007
@tjahayu
merdeka di...
@ShoFa
lha itu...
apalagi upacara bendera... saya sudah ngga pernah mengikutinya...
@ndutyke
ndak ikutan lomba...
cuma jalan sehat hari minggu... hahaha
Posted by: mata | 16 August 2007
walah gak usah nasionalis2an. sekolah bayar, ke puskesmas abyar, mau telp bayar ... bah.. pemerintah macam apa ini? bubarin aja. toh kita bisa urus semuanya sendiri, tanpa mereka hua hua hua
Posted by: kw | 16 August 2007
@putu
saya tegaskan kalau saya ini BUKAN WANITA !!! :p
bukannya dengan membajak itu jadi tambah pinter... susah lho menbajak itu... harus ngecrack serial number dllnya. hahaha
tapi ya... begitulah... merdeka jeung...
@Mama Rafi
amin jeung... amin.....
semoga anak cucu kita kelak ngga belangsah kek kita ini
@kw
lha dimana mana kalau soal bayar ya harus bayar kang... masak barter ?? hahahah
Posted by: mata | 16 August 2007
merdekaaaaa!!!!
Posted by: ndrit | 16 August 2007
Merdeka...
Dirgahayu Indonesiaku...
Maaf, aku belom bisa memberikan yang terbaik.
Posted by: Iko | 16 August 2007
Merdeka Ta...!!
Posted by: Reth | 16 August 2007
iyah...merdeka fisik udah di proklamasikan oleh Bung Karno
tapi merdeka ekonomi, politik,...dah lom ya ?
Posted by: vino | 16 August 2007
besok jadi pidato ta?
Posted by: Kana | 16 August 2007
wah..besok ga bisa ikut upacara krn demam. hehe. ternyata demam bisa menyelamatkan semuanya.
Btw, umur negara kita udah tua ya? kalo orang mungkin udah mulai balik kekanakan.. :p
Posted by: Ai | 17 August 2007
berarti di indo, tiap peraturan baru = lahan baru buat oknum ya....
merdeka !
Posted by: dian | 17 August 2007
Jadi pidatonya diterusin gak, Ta?!
Gak ikutan milih bukan artinya kita musti diam, gak boleh nuntut yg bukan2. Bayar pajak gak? Kalo bayar nah itu dia.
Nyambung gak Ta komenku!
Posted by: Vie | 17 August 2007
@ndrit
merdeka wind....
@Iko
tetep semangat ya ko...
berikan yang terbaik buat indonesia. :)
@Reth
merdeka juga reth...
Posted by: mata | 17 August 2007
@vino
ya tergantung
bagi yang merasa sudah merdeka maka merdekalah, yang belum ya sepertinya masih berjuang untuk merdeka.
@Kana
sudah...
dengan selamat dan sukses na pidatonya,,, :p
@Ai
masih bau kencur kok kalau soal umur negara kita
makanya masih banyak belajar dari negara negara maju lainnya yang sudah merdeka ratusan tahun
Posted by: mata | 17 August 2007
MERDEKA !!!!! tadi gw upacara....berasa loh semangat perjuangan hihihihihihi
Posted by: tata | 17 August 2007
@dian
hahahaha
begitulah kira kira jeung...
@Vie
diterusin lah... lha sudah masuk daftar acara hahahaha
lha ya bayar pajak.. tapi entah larinya kemana ? memang ada laporan dari atasan ???
@tata
MERDEKA ta !!!
tetep semangat kan ??
tadi saya juga upacara. tapi depan tv hahaha
Posted by: mata | 17 August 2007
ummbbb,
kayanya kita belum bener2 merdeka, dehhh..
merdeka itu buat saya identik dgn kebebasan..
emangnya negara kita ini udah bebas dari kemelut2 yg ada?
yakiiiinnn..? /:)
Posted by: Nona Nieke,, | 17 August 2007
ummbbb,
kayanya kita belum bener2 merdeka, dehhh..
merdeka itu buat saya identik dgn kebebasan..
emangnya negara kita ini udah bebas dari kemelut2 yg ada?
yakiiiinnn..? /:)
Posted by: Nona Nieke,, | 17 August 2007
hahahaha!! benarkah mereka masih nonton sponsbob dan patrick??? XD
Posted by: Nisa | 18 August 2007



