« kenapa menabung ? | HomePage | blogger... »
01 September 2007
bagaimana rasanya dimaafkan, tha ?
mungkin, seperti mencabut pisau
yang kutancapkan kedadamu waktu itu
lega rasanya...

11:22 Posted in Note | Permalink | Comments (23) | Email this
Comments
Hmm...
rasanya??
Bagaikan disiram oleh air surgawi yang melimpah dari ujung rambut ke ujung kaki. Membersihkan kotoran² yang melekat dikulit ini. Memerahkan hati yang terlanjur hitam. Menyunggingkan senyum dibibir yang lama merengut. Menghapus air mata yang jatuh mengalir.
Ya ga Ta...? ;p
Posted by: Reth | 01 September 2007
Senang banget pastinya.... ^_^
Senang,.. senang,.. senang banget.
Posted by: Iko | 01 September 2007
yah gakan sama dong Tha antara nusuk & nyabut :(
Posted by: dewiamel | 01 September 2007
rasanya lega se lega2nya
Posted by: nez | 01 September 2007
Seperti orgasme
*kabur*
Posted by: ahmad simanjuntak | 01 September 2007
rasanya?
seperti kalo lg pengen beol tus udah keluar...legaaaaa...ups kok jorok ya...xixixix..maap Mas Mata...hihihi..
Posted by: novie-pinky | 01 September 2007
Ya seperti musafir di gurun sahara yang mendapat setitik kesejukan air untuk menuntaskan dahaga...
Eh salah ding... ga setitik... segelas deh... eh... segalon aja deh... kan sekalian bisa dijual lagi galonnya.. hahahaha
Posted by: bakhrian | 02 September 2007
Rasanya ... bingung.....
soale gw gak merasa bersalah seh. Hue he he....
Posted by: fely | 02 September 2007
Bingung....
Soalnya aku nda merasa bersalah sih.... Hehehehe
Posted by: fely | 02 September 2007
ada memaafkan kadang gw masih merasa takut kalo orang itu belum benar-benar memaafkan kita.
Posted by: noel | 02 September 2007
plong
Posted by: dian | 03 September 2007
Rasanya pasti lega buaanget yah. Mungkin kayak orgasme, tadi ada yang bilang. Hehe. Salam kenal.
Posted by: warungikankuahbelimbing | 03 September 2007
@Reth
syukurlah... seneng mendengarnya kalau jawaban kamu seperti itu rethooo...
gimana kelanjutannya ? cerita donk
@Iko
iya donk... apa lagi kalau ngga seneng ?
@dewiamel
oh ya,..? bedanya apa ???
Posted by: mata | 03 September 2007
@nez
kek orang kehausan aja :P
@ahmad simanjuntak
wah kalau ini ngga karuan... kebanyakan tho kang ??
@novie-pinky
kok beol ??? huaaaaa... jorok ahhh... :p
Posted by: mata | 03 September 2007
@bakhrian
bisa juga kamu kang kalau bikin perumpamaan...
btw itu galonnya aqua kan ? kekeke
@fely
hebat,...
mbok saya diajarin menjadi manusia yang ngga pernah bikin salah tuh kayak gimana ???
@noel
yang penting kan minta maaf dulu. kalau dia bilang dimaafkan tapi ternyata dalam hati tidak, ya itu urusan dia sendiri...
Posted by: mata | 03 September 2007
seperti haus yang lalu diberi titik-titik hujan dikit demi sedikit, lapang dan penuh bersyukur rasanya ;)
Posted by: ciplok | 03 September 2007
@dian
bukan plung kan ?
@warungikankuahbelimbing
memang pernah orgasme kamu ? hahahaha
@ciplok
veraaaaaaaaaaaaaaaa....
***cipika cipiki***
kalau haus yang minum aer segelas donk. lebih puwas... :p
Posted by: mata | 03 September 2007
buhsett!! mata nusuk orang??!! wah.. masuk buser gak? apa masuk sergap? *si kana ngayal*
Posted by: Kana | 03 September 2007
bagai melepas belenggu yang ada dihati, lega rasanya!!!
gw pernah benci bgt sama seseorang selama 5 tahun, steleh sma kami berbaikan, wah rasa nya hati lega bgt...
ternyata memaafkan ithu bikin hati terasa tenang, tp sering kalee kita gak mau melakukannya...bahkan dalam waktu yang lama baru mau melakukannya...
ithu pengalaman pribadi lho Ta...
Posted by: Anna | 03 September 2007
ya seperti itulah rasanya kira2...
*kata ku siy*
Posted by: novee | 03 September 2007
tapi... tapi...
bekasnya masih ada! huhuhu...
*apa seh Nilla?* :P
Posted by: Juminten | 03 September 2007
@Kana
tolong itu dibedakan ya na, "ta" sama "tha" itu beda lho... hahahah
@Anna
5 tahun baru baikkan ?
ya mungkin kalau susah untuk melakukannya itu karena ego dalam diri kita masih besar. ngga ada yang mau ngalah.
@novee
hehehe
Posted by: mata | 04 September 2007
kaya' abis dari toilet kali leganya :D
Posted by: ken-ken | 04 September 2007



