« blogger... | HomePage | teringat masa itu »
03 September 2007
lupa melayani
kemaren saya habiskan waktu bersama keluarga pergi kesebuah pemancingan yang ada dikota klaten. kami berlima, katakanlah saya bersama istri dan kakak saya bersama istri dan anaknya. setelah sampai ketempat pemancingan tersebut, kami sedikit terkejut tentang peraturan baru disana yang mengharuskan setiap memasuki tempat tersebut dikenakan biaya tiga ribu per kepala. itu artinya kami harus keluarkan uang lima belas ribu sebelum perut kami kenyang. padahal terakhir saya ketempat itu, saya hanya dikenakan biaya parkir seribu rupiah.
"sekarang bayar ya, mas ?" kata saya. "tiga ribu per kepala." jawabnya ketus karena memang sudah ada mobil dibelakang kami yang mengantri untuk masuk. "kalau saya punya saudara disini, apa juga harus bayar ?" kata saya lagi. "iya." tambah ketus, sambil merogoh saku untuk memberikan kembalian uang yang saya berikan. "kalau saya sama rombongan kantor satu bis mau ngelayat teman yang rumahnya disini, apa juga bayar per kepala." kata saya lagi. "iya.!!! yak... terus maju..." jawabnya lalu menghindar.
begitulah sepenggal kisah hari minggu yang saya lewati. begitulah hari itu saya dan keluarga merasa dilayani. walau sebenarnya masih setengah setengah. setengah galak, setengah baik, atau setengah senyum. tapi toh kami akhirnya puas dan kekenyangan.
teman saya kerja dibagian marketing ( dalam hal ini sebenarnya saya masih bingung apa yang disebut dengan marketing. ) sebab teman saya itu rela melakukan apa saja asalkan pruductnya terjual. entah jual diri, berkata kata manis, merayu, menjilat, atau entah apa yang dilakukannya saya juga kurang mengerti. "lho, ini yang namanya melayani pembeli ta, ini bagian dari pekerjaan. pembeli adalah raja." katanya. dan terbukti memang dia berhasil melakukannya. barang dagangannya laku keras. hingga dia berhasil mendapatkan berbagai bonus dan fasilitas dari perusahaannya.
saya jadi teringat dulu waktu saya kuliah. waktu itu jamannya usaha sampingan untuk mencari tambahan uang saku. waktu itu sedang musim musimya multi level marketing. bodohnya saya yang berhasil kena rayu sama teman saya yang mulutnya manis madu. soal bonus rumah mewah, mobil, atau tamasya keluar negeri. saya mencoba untuk cari pembeli. begitu saya mulai bicara, sepertinya mereka sudah tahu arah pembicaraan saya kemana. hingga sering kali mereka langsung menghindar dan menjawab tidak. "wah, otaknya ada prosesornya ya jeung, ngg..." kata teman saya. "ngga kayak otak Ik kan ? ngga ada isinya." lanjut saya dan teman saya pun lagi lagi tertawa sukses menghina. dan memang benar, dalam urusan melayani saya paling tidak bisa.
itu baru melayani pembeli, saya bayangkan suster rumah sakit yang setia melayani saya waktu itu. menyuruh saya makan, mengingatkan saya minum obat, mengganti sprei tempat tidur, sampai membuang air seni saya. walau sebenarnya saya sungguh tidak mengerti dimana letak seninya. kalau letak biangnya saya pasti tahu. nah, itu baru melayani pasien dirumah sakit. lha saya bayangkan lagi presiden yang bekerja melayani bangsa ini. melayani rakyat indonesia. pastilah sangat berat. mencarikan pekerjaan untuk pengangguran, memberikan bantuan untuk keluarga miskin juga biaya sekolah untuk anak anak kurang mampu, menyelesaikan masalah dalam negeri, para korban bencana alam, perekonomian yang tidak stabil, tinggat kriminalitas yang tinggi, dan berbagai masalah yang lainnya. sungguh berat. tapi syukurlah, hal tersebut berjalan baik baik saja. karena semua menteri dan pejabat pemerintah yang lainnya bekerja keras sekuat tenaga demi mencapai tujuan bersama. indonesia merdeka.
lucunya, saya yang jarang melayani ini malah terus terusan dilayani. orang tua yang sudah melayani saya dari kecil hingga dewasa seperti ini. istri saya yang melayani saya setiap hari, menyiapkan sarapan, mencuci pakaian, membersihkan rumah yang semuanya dia lakukan karena rasa cinta. teman teman saya yang memberikan semangat, saran, atau bantuan ketika saya kesusahan. terlebih lagi Tuhan yang sudah menentukan semua ini, memberikan saya semua kenikmatan surga dunia yang membuat saya bahagia.
untuk itu. saya ingin mengubah kalimat `jarang melayani` menjadi `sering melayani.` kalau perlu saya akan memberikan service gratis dengan garansi seumur hidup. mulai sekarang. ya, mulai sekarang.

09:45 Posted in Cerita | Permalink | Comments (32) | Email this
Comments
service gratis dengan garansi seumur hidup??
yakiiiin??!!!
Posted by: ordinary girl | 03 September 2007
ta tolong dong bikinin aku template baru blog ku. yang "adem" ya. thx
Posted by: kw | 03 September 2007
iya.. makanya sejak kecil mesti ngajarin ke anak2 kita: "apa hidup kita sudah bermakna bagi orang lain?", "apa yang sudah kita berikan kepada orang lain?"..
kl aku dah telat mas mata buat belajar melayani orang lain sepenuh hati. hehehe.. egoisnya masih gede.. masih suka itungan.. jadi anakku kelak aja.. *ngelesss...*
Posted by: andini | 03 September 2007
@ordinary girl
hahaha... serius
kalau perlu bisa ditambah plus plusnya kok sen. hahahaha
@kw
maaf sekali kang. saya ndak bisa bikin template. template ini bawaan dari blogspirit je... :p
@andini
lha iya. penting banget itu. bagaimana cara menghargai orang lain dan melayani....
hahahaha...
telat berapa bulan jeung ? ***ikutan ngeles***
Posted by: mata | 03 September 2007
iya.. makanya sejak kecil mesti ngajarin ke anak2 kita: "apa hidup kita sudah bermakna bagi orang lain?", "apa yang sudah kita berikan kepada orang lain?"..
kl aku dah telat mas mata buat belajar melayani orang lain sepenuh hati. hehehe.. egoisnya masih gede.. masih suka itungan.. jadi anakku kelak aja.. *ngelesss...*
Posted by: andini | 03 September 2007
klo saya enakan dilayani mas ..hehehe
apalagi dilayani pake embel2 plus - plus ..:))
Posted by: KieN | 03 September 2007
iya, enakan dilayani ta...
eh, tapi kata siapa kita ga pernah melayani? lha kalo dikantor kita kan melayani si bos dengan mengerjakan semua tugas2 yang diperintahkan sama si bos ke kita! xP *si kana ngarang*
Posted by: Kana | 03 September 2007
Setidaknya dimulai dengan melayani diri sendiri ya, Ta ?!
Posted by: Ria | 03 September 2007
Bener nih..??
Yakinnn....??
Seriuss....???
Sumpe lo?
*ngecek tabungan di bank, nyiapin dana buat ke jogja secepatnya dan minta untuk dilayani oleh Mata*
Posted by: Reth | 03 September 2007
Wah, Mata terinspirasi mother Teresa, nie.....
Bagus ... bagus......
Posted by: fely | 03 September 2007
asal kan ikhlas yah...
*n janji nya ditepatin tmasuk garansi nya...*
Posted by: novee | 03 September 2007
kalo delivery service gimana ya???
Posted by: tjahaju | 03 September 2007
hhhmmm....kesempatan dilayani mata neh.
bikinin lay out yg keren donk...!?
Posted by: dian | 04 September 2007
hohohohoho *setan mode: on*
mau melayani? yakin MAU(tm)?
mataaaaa....
sini doong...
kerjain PRku dong...
beliin es lilin di sana dooong...
mata mau mamam.. pesenin pizza hut doong..
uangnya? pake gajimu saja ... hehehehehe.. xD
maaa taaaa... *ngeliat mata ngacir sambil misuh2
Posted by: Nisa | 04 September 2007
@KieN
kalau itu banyak yang mau... hahaha
@Kana
ya emang enak dilayani.
beda donk na, kalau pekerjaan kan kita dibayar. ngga mungkin kan dengan sukarela. kamu mau ?
@Ria
bener jeung... self service. HUAHAHAHA
Posted by: mata | 04 September 2007
@Reth
wes... kesini aja. pokoknya tak service sepuasmu non... hahahaha
@fely
siapa itu fel ? ndak kenal saya...
@novee
juga kalau masih dalam kemampuan saya... :p
Posted by: mata | 04 September 2007
@tjahaju
kemana dulu tujuannya ? malang ? jauh donk... ngga sekalian ke hongkong ? :D
@dian
sudah dibilang, kalau layout atau template saya ndak bisa jeung. paling cuma gambar doank... mau ?
@Nisa
nah...
begitu kan jelas...
tunggu yah... pokoknya tunggu saja saya sampai situ. hahahaha ***kapan datengnya...***
Posted by: mata | 04 September 2007
Ta....cucian di kost banyak banget tuh Ta.......*nglirik cucian*
Posted by: za | 04 September 2007
Ta...cucuian di kost tuh banyak bangeeed.........*nyengir*
Posted by: za | 04 September 2007
tolong kerjakan tugas kuliahku dunk, kerjaan ku lg banyak neh..makasih sebelumnya yha :)
Posted by: pinkina | 04 September 2007
yakin gratis???
kok skrg susah banget sih mau komen disini??
maaf ya temanku sayang, aku blom bisa baca semua postingan
Posted by: tatari | 04 September 2007
aku ko kurang suka kata 'malayani' ya ta? mungkin tergantung konteks...? apalagi utk suami, soale aku bukan pembantunya, tp pendampingnya :D
tapi service gratis apaan sih Ta?
Posted by: meiy | 04 September 2007
emang mo buka biro jasa apa ta'?
Posted by: ken-ken | 04 September 2007
@za
masak saya disuruh nyuci... kejam... :(
@pinkina
lha nanti kalau salah semua gimana ? wong otakku ngga ada isinya. hahaha
@tatari
gratis kok
walah susah...? masak sih... perasaan lancar saja
lagian juga coretan coretan ngga penting ngga perlu dibaca terlalu sering...
Posted by: mata | 04 September 2007
Tulisan yang mengharukan, hanya saja butuh upaya keras untuk mewujudkannya.
Salam kenal juga
Posted by: Donald | 04 September 2007
wew, tapi klo melayani istri gimana Mas? ndak pernah lupa to? hihihi..
btw, makasih yah udah mampir ke blogku :)
Posted by: Fa | 04 September 2007
lho, kok komenku ora muncul Mas?
Posted by: Fa | 04 September 2007
Ntar klo aku dolan ke Solo, "layanin" aku ya Ta!
Posted by: Vie | 05 September 2007
@meiy
kesannya kasar ya meiy...
tapi ya begitulah kosa kata bahasa indonesianya...
servic gratis itu ya ganti oli dan bersihin kaburasi. hahahaha
@ken-ken
apa saja mbakyu. asalkan mampu...
@Donald
mengharukan ? HUAHAHAHAHA
lha ini kata katanya lebih kurang tepat daripada 'melayani' yang dibilang meiy tadi...:p
Posted by: mata | 05 September 2007
@Fa
kalau itu sih ndak pernah lupa. rajin malah. lha ndak usah disuruh juga dah ayuk aja... :)) hahaha
@Vie
wehh.. raga tanda tanya ini. lha kok dikasih tanda kutip segala. konfirmasi dulu. maksud'e apa nih... ***tsahhh***
Posted by: mata | 05 September 2007
mulai dari melayani istri tercinta ya, pasti kasih sayang dari dianya dua kali lipat.
Betul deh, pemimpin yang baik adalah yang mau melayani....
Posted by: Tiwi | 06 September 2007
kalo judulnya 'sering melayani' berarti sekarang giliran mata dong yang nyiapin sarapan, mencuci, membersihkan rumah. kan cinta.. he he he, trus mbk Aurel ngamuk semua pekerjaannya diambil alih
Posted by: fa | 23 September 2007



