« januariku, selamat tahun baru ya | HomePage | saya mau berobat »
17 January 2008
jangan gila donkkk
gimana ngga gila, saya sudah terlanjur gila. terlanjur menjadi orang gila. jika saya menulis "jangan gila donk" sepertinya kok saya sendiri melawan dan menentang apa yang terjadi didalam hati nurani.
awalnya saya sangat menikmati hidup ini. untuk apa hidup ini kalau tidak dinikmati padahal kita hanya mati sekali. begitulah kira kira. tapi akhir akhir ini saya malah merasa tidak bisa menikmati hidup. lihat saja misalnya, saya jarang sekali buka messenger, saya jarang sekali menulis dimedia blog ( walau ngga pernah EYD ) dan saya jarang sekali berkomentar ( walau ngga pernah nyambung ). padahal hal hal seperti itulah yang dulu menurut saya adalah menikmati hidup. beda dengan teman saya yang hampir setiap bulan terbang menemani pak bos mengelilingi bumi yang katanya itu bulat. itu yang namanya menikmati hidup. beda lagi dengan teman saya yang satunya yang hampir sering menggesek gesek visa atau masternya sampai lecet untuk membeli barang barang bermerk tanpa mempedulikan besok dia bisa bayar cicilan apa tidak. itu juga yang namanya menikmati hidup.
"mas ini gimana sih, kalau saya punya kartu ya berarti saya mampu donk, sekalipun itu statusnya utang. yang penting kan bisa bayar. dan pikiran saya ngga cenut cenut." katanya.
"sampeyan punya kartu ngga mas ?" tanyanya lagi.
"punya sih, kartu tanda penduduk." jawab saya. kemudian dia tertawa terbahak bahak sambil berkata "jangan gila donkkkk."
kembali lagi kemasalah gila. ya, kenapa saya gila ? karena saya sering diperkosa sampai malam. karena hal itu, saya dibilang gila kerja. karena saya dibilang gila kerja, istri saya jadi gila tiap hari uring uringan. karena istri saya gila, saya jadi gila.
"ohhh, jadi cuma masalah kerjaan ya mas ?" tanya teman saya suatu hari.
sebenarnya bukan hanya itu. lha wong hidup ini urusannya ngga hanya bekerja kok. cukup, untuk masalah kerja sampai disini saja. sebab kalau saya tulis nanti ngga bakalan ada endingnya.
lalu kegilaan apa lagi yang ada dalam hidup saya ini ? saya melihat teman teman saya juga sudah gila, bahkan ada yang gilanya sampai melebihi saya. ada yang gila karena patah hati, juga ada yang tergila gila karena cinta. saya sendiri sampai bingung, ( saya sudah paham, kalau saya berkata bingung sampeyan sampeyan juga mau bilang kalau saya juga gila karena kebingungan kan ? ) kok bisa jatuh cinta bikin gila ? bukankah jatuh cinta itu berjuta rasanya ? "iya, rasa gila juga ada mas." celetuk teman saya.
lalu saya tersadar, sehubungan saya hidup didunia yang gila, maka saya jadi gila. coba kalau dunia ini ngga gila, maka saya ngga bakal gila dibuatnya. "sampeyan ini aneh, gila gila sendiri kok dunia dibawa bawa." kata teman saya lagi.
ya begitulah saya, saya suka mengkambing hitamkan suatu masalah. jangan jangan karena ini, atau jangan jangan karena itu. tapi kalau saya berkata dunia ini gila, apa saya salah ? katanya berketuhanan yang maha esa. katanya kemanusiaan yang adil dan beradab, dan katanya lagi keadilan sosial bagi seluruh rakyat. mana buktinya ? ngga ada yang berketuhanan, ngga ada yang berperikemanusiaan, juga ngga ada yang adil dan beradab. "itu namanya bukan dunia yang gila tapi negara yang gila mas." sahut teman saya yang lain.
saya sudah bingung lagi. bingung kuadrat pangkat empat. kok bisa ? lha wong dalam keadaan waras saja bingungan apalagi dalam keadaan gila seperti ini. saya sudah bingung mau menyalahkan siapa lagi ?
mungkin ada baiknya kalau saya cek kesehatan. seperti ayah saya yang tiap bulan pergi kedokter jantung, atau seperti ibu saya yang tiap minggu terapi. ada baiknya saya juga seperti mereka. cek kesehatan jiwa saya. apakah saya ini punya penyakit jiwa atau tidak ? mungkin ngga hanya saya yang harus cek kesehatan jiwa, istri saya, teman teman saya, saudara saya, para pengusaha, para pejabat, juga semua warga negara. hingga rumah sakit jiwa penuh sesak. jadi biarlah dokter jiwa yang memutuskan apakah saya positif gila atau tidak. sebab kenapa ? karena saya ini sudah berfikiran kalau dibandingkan dengan orang gila dipinggiran jalan, ternyata kadar gilanya masih parah saya. saya mau sembuh.

08:12 Posted in Cerita | Permalink | Comments (24) | Email this
Comments
gila atau nggak gila, saya tetep senang bisa mampir kemari dan mengunjungi Mata :)
Posted by: ndutyke | 17 January 2008
jaga kesehatan mata... baik fisik atau mental :)
Posted by: ancilla | 17 January 2008
wis jaaaan.....mbingungi tenan kowe ikiiiiii.......
Posted by: endang | 17 January 2008
mataaaa... kangeenn *hugs*
bacanya jadi merasa gila juga saking banyaknya kata gila :D tapi apapun ituhw, seneng ada entry baru di blognya mata..
take care yah ta... :)
Posted by: eva | 17 January 2008
kalo semua gila, yang waras sapa ta?
kita tau gila karena ada yg waras kan?
buat perbandingan gitu... :P
Posted by: rani! | 17 January 2008
ya, kau gila
Posted by: devie | 17 January 2008
tapi kan kita semua pada dasarnya memang gila, ta? kalo gak gila, mana mau aku komentar di postingan gilamu ini :D
apa kabar, ta? ngilang mbok yo ojo suwe-suweee...
Posted by: venus | 18 January 2008
halah...aku khok ya mendadak gila mbaca saking banyaknya kata "gila"
ayo mlayu mlayu wae*lah???*
Posted by: mei | 18 January 2008
saya juga sangat gila dan tergila gila....
saya mau sembuhhhhh....
eh, jadi orang gila paling enak kali ya, karena gak sadar diri gila... *binun ahh**
Posted by: lav | 18 January 2008
jangan sembuh, ta! enakan gini...sama2 gila
Posted by: yati | 18 January 2008
dinikmati aja mas, kalo mungkin ya pindah, kemrungsung dan tidak itu kita yang bikin, bukan orang atau kerjaan :D
Posted by: iway | 18 January 2008
Baru tahu ta, kalo seluruh isi dunia ini gila?
Coba berbincang-bincang sama gusdur, biar tambah gila :)
*becanda*
Posted by: ahmad simanjuntak | 19 January 2008
duhhhh, jangan gila donkk....!! mana ada orang gila nyadar kalo gila.....?
Posted by: istantina | 20 January 2008
Gpp mas.. gilalah selama gila itu belum dilarang!! Gyahahahahahah!! *ketawa gila*
Posted by: titiw | 22 January 2008
ikut terapi jugak om, ben ndang waras.. hehehehh
Posted by: anina | 23 January 2008
ah ta biasa itu gila, malah susuah nyari orang yg gak gila, lagian yg gile lebh asyik
kangen mata. lama ya gak kesini, mata ngilang, aku juga baru kembali, jarang BW lagi.
Posted by: meiy | 23 January 2008
yang baca ikutan jadi gila ga mas?? hehehehe
pakabar, dah lama banget saya ga bogwalking
Posted by: dewi amel | 27 January 2008
hmm..
gila.. gokil.. edan.. apa lagi??
waah apa kabar pak
kayaknya mata perlu ke psikiater niih]
dirimu 'stress... dan akibatnya GILA kah..
hati-hati mas
Posted by: dezz | 03 February 2008
Mataaaaaaaaaaaaa kangennnnnnnnnnnnnn
Posted by: tata | 07 February 2008
mata, apa kabar??
gw udah masuk semester 6 ini...jangan jadi gila donk mat, ntar gak ada postingan yang lucu-lucu lg di blog lo...ok...
Posted by: Anna | 14 February 2008
semangat bang mata! ni yus ahahhaa ada blog ni kunjungi ya :P
Posted by: shinobigatakutmati | 21 February 2008
jah:D yang isi posting ternyata lebih gila dr mata =)),sakit jiwa.sakit mata sakit ngawur=)).mataaa biar gila yg penting ga botak aja ya=))
Posted by: udelku.bodong | 30 March 2008
Ta,yang nulis aja gila apa lagi yang posting tambah ngga waras X=)) (termasuk gue dunk) syetttt deh=))
Posted by: udelku.bodong | 16 April 2008
mari Gila bersama-sama........... Hidup Gilaa
Posted by: fa | 17 April 2008



