« masalah nama | HomePage | mencoba berpikiran kotor »
28 October 2008
masalah nama
bagi yang malas membaca postingan ini, maka kesimpulannya adalah dilarang menggunakan nama alias jika anda seorang blogger. begitulah kata teman saya.
saya seperti teringat suatu hal ketika menyaksikan tayangan debat komedi yang membahas masalah tidak diperbolehkan memakai nama alias dalam pemilihan umum nanti. intinya KPU hanya mencatat nama caleg sesuai dengan nama yang terpampang dalam KTP, yang kebayakan tercantum nama asli. mengingat artis, penyanyi, dan para selebritis banyak yang mencalonkan diri menjadi caleg, maka sangat pentinglah nama beken mereka terpampang. "kenapa tidak, wong para masyarakat ngenalnya nama beken kita kok, yang penting kan visi misinya." sanggah salah satu artis papan atas negeri ini.
lantas apa yang saya ingat ? ya, saya teringat ketika teman saya membuka halaman blog saya dan berkata "mas, sebenarnya nama sampeyan itu siapa ?"
ketika saya ditanya seperti itu saya malah memjawab, nama yang mana dulu ? nama asli atau nama beken saya ?
"sampeyan ini bener bener narcis, norak, ngga jujur, nggedebus, koya, ngapusi, wes pokoknya ra bermutu." sahut teman saya lagi. sambil menekan alt + F4.
lalu seperti biasa, terngiang ngiang ribuan pertanyaan dibenak saya, kenapa teman saya setelah membuka halaman blog saya dan bertanya sebenarnya nama saya ini siapa ? lha kok dia langsung berkicau kalau saya ini narcis, norak, nggedebus dan akhirnya dibilang ngga bermutu.
"mbok ya kalau punya nama asli ya digunakan ? wong ya namanya juga bagus, segala bilang mata lah, bilang malaikat lah. lama kelamaan sampeyan nanti menebarkan berita bohong disini, lama kelamaan sampeyan menebarkan cerita sesat, lama kelamaan sampeyan menjadi sosok manusia ngga jujur, dan akhirnya jadi ngga bermutu sama sekali." kicau teman saya lagi.
dalam urusan menebarkan cerita sesat, jujur saja saya jagonya. tapi jujur saja itu bukan hobby saya. tapi kalau menyebarkan cerita seru yang tentunya kadang saru perihal teman saya ini dan itu, saya paling semangat. hingga sering kali saya ditanya "mas, apa teman teman sampeyan itu benar benar nyata adanya ?" lewat pertanyaan ini kok sepertinya saya sudah menjadi tersangka pencemaran nama baik. "sekali kali mencemarkan nama buruk bisa ngga mas ?" sahut teman saya yang lain.
"lho lho, itu hak saya donk memakai nama beken saya. (walau sebenarnya saya ini ngga beken sama sekali atau lebih tepatnya membekenkan diri sendiri) toh ini bukan sebuah pelanggaran. dan saya hampir tidak pernah menebarkan cerita sesat dalam blog. lantas salah saya dimana ?" jawab saya.
ini lain cerita, jika dibandingkan dengan KPU yang punya aturan baru perihal penggunaan nama asli sesuai KTP kalau seseorang entah itu wartawan, dokter, insinyur, guru, dosen, pengusaha, tukang jahit, juragan barang antik, makelar, pelawak, penyanyi dangdut, ulama, atau mungkin blogger tumplek bleg memperebutkan kursi untuk menjadi caleg. sedangkan saya kan hanya bisa menghibur diri, bebas mau menjadi siapa, bebas mau ngerasani siapa, dan bebas mau menulis apa. bahkan bebas mau menggunakan nama apa, entah itu mata, malaikat, setan, bunga, belalang, rembulan, bintang, pelangi, senja, awan, atau apapun itu, bebas lha wong ini cuma kancah dunia hiburan maya yang nikmatnya ngga ada duanya. bentuk pengekspresian diri yang lebih punya taste.
sementara teman saya masih melanjutkan kicauannya. "bukan begitu mas, bukankah semuanya lebih indah kalau diawali dengan niat dan kejujuran. seperti halnya para artis yang mencalonkan diri menjadi caleg, kalau mereka punya visi dan misi yang baik kenapa mesti takut dengan aturan KPU yang mengharuskan nama sesuai dengan KTP. asal tujuannya baik, pasti juga nanti akan terpilih. kalaupun gagal ya anggap saja itu awal dari keberhasilan. begitu juga dengan sampeyan yang katanya terjun dalam dunia seleb seleb'an ini. kalau cerita yang sampeyan tulis apa adanya jujur kenapa harus menggunakan nama samaran dan enggan memberitahukan identitas asli ? apakah dunia ngeblog harus seperti itu ? selalu penuh dengan rahasia ?"
dan akhirnya saya sudah tidak bisa menjawab pertanyaan teman saya itu, lalu hanya berkata "penting yah ?"
dan teman saya pun dengan singkat menjawab. "yaaa, gityuu deh..."

10:44 Posted in Cerita | Permalink | Comments (26) | Email this
Comments
hahaha...
kalo aku sih karena narsis aja pake nama.. takut semakin nggak dikenal..
parah-parah tenan aku
Posted by: ika | 28 October 2008
Emang namamu sapa to mas?
Posted by: nita | 28 October 2008
kenalin..nama saya tatari
nama beken saya juga tatari
^^
Posted by: tatari | 28 October 2008
@ika
huahahaha
sesuai KTP donk jeung berarti
@nita
no comment
@tatari
cuma tatari thok gitu...?
masak ngga ada embel embelnya lain...
Posted by: mata | 28 October 2008
Apalah arti sebauah nama...gitu kata pepatah...tapi tetap aja gw pusing cari nama buat anak perempuan gue...punya rencana kasih nama jingga...tapi kok gw mikir anak gw bakal dipanggil..jing..jing..hayah...
Posted by: No Name | 28 October 2008
Perkenalkan, saya adalah orang ter keren sak jagat.
Posted by: yeeeee | 28 October 2008
kalau aku justru suka tersesat di dunia maya, lagian tulisan sesat itu macam mana ?
Posted by: meiy | 28 October 2008
entah kenapa gua suka banget tulisan kali ini...
atau gara2 gua pake nama samaran yah??
ha..ha..ha..
Posted by: AlDïe | 28 October 2008
@No Name
bahasa sastra tingkat tinggi nih jeung...
hahahahah,.. bisa aja, trus sekarang nama lengkapnya siapa ?
@yeeeeee
yeeeeee..
@meiy
tulisan sesat itu ya yang menyesatkan. huakakaka
Posted by: mata | 28 October 2008
waduw!!! bisa gaswat kalo aq ketemu teman sampeyan...bisa digasak ny. lha wong aku demen pake 'nama beken' gyaaaa
Posted by: vin | 29 October 2008
muachhhh
whatever your name(huahahahahaha)
nama beken, mei alias meong
Posted by: meong | 29 October 2008
@AlDïe
memang nama asli sampeyan siapa ?
@vin
jadi sekarang yang dipakai nama beken yah ? ckckck
@meong
pussss... muach...
huahaha
Posted by: mata | 29 October 2008
mau tau arti sebuah nama?
coba baca disini http://attayaya.blogspot.com/2008/10/what-attayaya-means.html
bisa untuk ngecek nama-nama yang lain juga kok
wah ga cuma bonek aja mas.
disini ada Laskar/Asykar Theking dan Laskar/Asykar Bertuah
Posted by: attayaya | 29 October 2008
padune temenmu itu gak punya nama beken, ngiri tuh ngiriiii tanda tak mampu hihihihiih
kenalken jg saya...ken..ken...
Posted by: kenny | 29 October 2008
Ini KTP saya Mat, nama di blog asli loh...
Posted by: Tiwi | 29 October 2008
@attayaya
wah... itu ramalan dari mana ? hahaha
tapi yang terkenal cuma bonek. hahaha
@kenny
huahahaha mungkin juga ken
bukannya nama beken jej kriwil jeung... hauhaha
@Tiwi
dihollan ada yang namanya KTP tho wi...??
Posted by: mata | 29 October 2008
Nyindirrr?? Nyindirrr toh..?
Sampeyan nyindir nama bekenku sing mung sak uprit kuwi...?
Bwhuekekekekek :P
Makanya toh bapak Mata, sperti kata si salim itu cintailah peloduk peloduk dalam negeli, jadi cintailah nama sendili.
Perkenalkan Reth, short term from.....Reth. Simple. Period.
Wakakakakak
Posted by: Reth | 29 October 2008
ah, apalah arti sebuah nama....
Posted by: mayssari | 30 October 2008
wong comment kok malah jawabnya no comment...bisa tiru2. he..he
Posted by: nita | 30 October 2008
wong comment kok malah jawabnya no comment...bisanya tiru2. he..he
Posted by: nita | 30 October 2008
@Reth
wah, ngga tho yo...
kok bisa bisanya retho kesindir memang nama bekenmu sapa reth ? setan ? huahakakakaka
lha nama panggilan saya kan juga nama dalam negeri, kalau luar negerinya "eye" lagipula ejakannya juga benar. pake "t" satu bukan dua. hahaha
@mayssari
memang apa artinya ? :))
@nita
mentang mentang ngga dijawab commentnya sampai dobel dobel...
Posted by: mata | 30 October 2008
hehe, kalo aku sih sukanya pake Mitora, tapi lama-lama ga bisa sembunyi juga dari nama Mitra W :)
Posted by: mitra w | 30 October 2008
halow mataaaaaaaaaaaa
udah lama gak mapir sini cerita2nya tambah seru ajaahhh!!!
Posted by: elly.s | 30 October 2008
tyka.
simpel dan di dunia maya bisa dipleset'ke jadi ndutyke atau tyka82. sama saja ndak masalah. yg penting duit gajian disetor ke nama dan nomer rekening yang sesuai KTP ;)
Posted by: ndutyke | 29 November 2008
nama saya yang di blog malah lebih sesuai dengan KTP-nya daripada nama panggilan saya yang dipakai di rumah. jadi ini hukumnya gimana menurut teman anda?
Posted by: RhoMayda | 19 December 2008
pake nama Den Bos Ndoro Tuan saja, ...
Posted by: afie | 21 December 2008
Post a comment