« perkenalkan, nama saya narsis | HomePage | ? »
24 November 2008
perkenalkan, nama saya narsis
banyak dari teman teman menyebut diri saya ini menganut aliran narsis. entah dari mana mulanya saya sendiri tidak tahu menahu perihal kenarsisan itu dilihat dari sebelah mana. "pura pura ngga tahu ya ? lha wong setiap harinya ceprat cepret bikin photo trus diedit trus disebar luaskan. itu kan salah satu bentuk kenarsisan sampeyan. ngga sadar apa kalau mukanya pas pasan" komentar teman saya. dan ketika foto saya dikomentari banyak orang, ada yang bilang saya tampan, punya senyum yang bagus, atau romantis seperti foto yang ada dipostingan sebelumnya. maka, diri saya jadi terlena oleh pujian pujian tersebut. saya jadi special. dan tidak peduli lagi kalau saya ini dibilang narsis atau suka membanggakan diri sendiri.
suatu hari, saya membaca postingan disalah satu blog teman saya. dalam postingannya itu dia berkata "kok sampai segitunya sih." ya, kok bisa sampai segitunya orang bangga atau membanggakan dirinya sendiri. ngga hanya dalam gambar tapi juga dimedia lainnya. dalam blog yang memuat cerita keseharian, dalam friendster atau facebook yang haus akan testimonial dan komentar, bahkan dalam plurk yang setiap detik memberitakan tentang apa yang sedang dilakukannya. "penting yah ???" tanyanya dengan sinis.
pernah suatu ketika teman saya menanyakan apakah saya ngeplurk atau ngga. maka saya yang ngga gaul ini langsung bertanya apa itu plurk. "ampun deh mas, kamu itu hidup dijaman apa kok plurk saja tidak tahu ?" tanya teman saya. karena tidak tahu itulah saya bertanya. maka apa jawaban teman saya itu, "mendingan ngga usah tahu deh." jawabnya singkat.
lalu rasa penasaran datang. bentuk kenarsisan apa lagi ini. maka setelah saya pahami, intinya kita sengaja melakukan sebuah postingan singkat atau memberitahukan apa yang sedang kita lakukan. dan ketika saya membaca para plurker (entah benar apa tidak sebutan itu) saya malah tertawa sendiri. "sedang memberi makan burung perkutut." atau "lagi makan siang sama client." atau "nungguin bis dihalte." atau "lagi nulis postingan diblog." dan masih buanyak lagi. yang membuat saya tertawa bukan karena kenarsisan mereka karena memberitahukan apa yang sedang mereka kerjakan. hal tersebut tidak membuat saya jadi heran, karena setahu saya, kalau mereka mengenal plurk maka saya sudah kenal dengan istilah microbloging beberapa tahun sebelumnya. tapi karena setiap saat setiap waktu mereka asyik dengan komentar yang masuk dan bahkan menunggu kegiatannya itu untuk dikomentari. "lha sama seperti sampeyan nunggu postingan untuk dikomentari, ya tho ?" sahut teman saya sinis.
saya pernah menulis sebuah opini dalam blog ini. ya, opini. selalu setiap saya posting saya selalu kategorikan apakah postingan saya ini masuk dalam cerita, masuk dalam narasi, masuk dalam opini, masuk dalam puisi, atau masuk kedalam yang lainnya. "penting yah ???" tanya teman saya suatu hari. mungkin karena saya menggolong golongkan postingan itu saya sudah dicap sebagai manusia yang narsis juga. maka dari itu teman saya bertanya "penting yah ???"
sebut saja fenomena tukul empat mata yang sekarang ini sudah dicekal. wong ndeso yang sering mengganti namanya menjadi reynaldi itu sudah tidak muncul lagi dilayar televisi. entah dicekal karena apa saya sendiri juga tidak mengerti. ada yang bilang karena acara tersebut sudah tidak produktif lagi, ada juga yang bilang karena orang sudah bosan melihat kenarsisan tukul yang begitu begitu saja. potret kehidupan manusia yang sebenarnya. lensa dari keseharian kita yang sesungguhnya. apa adanya, sok tahu, keminter, ngakunya cover boy, tinggal dieropa, lahir dilondon, ngakunya ini, ngakunya itu. inilah contoh, sebuah icon. tukul adalah salah satu diantara kita yang dijadikan cermin untuk berkaca. dijadikan tumbal untuk menjadi korban dari fenomena kita yang kasar, norak, mesum, munafik, juga narsis. yang memperlihatkan penampakan kita sebagai mesyarakat indonesia.
lantas, kebingungan saya semakin menjadi ketika media media massa tersebut dijadikan sebuah kambing hitam (saya masih bingung kenapa pula kambing yang menjadi korban, yang hitam pula.) karena sudah keluar dari jalur tujuan yang sebenarnya. entah itu blog, friendster, plurk atau microbloging lain yang sudah menjadi sebuah gaya hidup. saya tidak pernah anti dalam hal ini, karena saya memang termasuk bagian dari hal ini. tapi saya menjadi anti ketika media massa dunia maya seperti ini disalahgunakan oleh pihak pihak yang menganut aliran anonymous, pihak pihak tanpa nama yang tidak bertanggung jawab. menyebarkan isu. berita bohong. ra mutu. ndobos. dan bahkan mengadu domba (dalam hal ini saya tambah bingung lagi, kenapa pula domba yang diadu kok bukan ayam ? bukannya lebih jamak.) seperti membuat komik dengan membuat wajah Nabi SAW dan diposting kedalam sebuah blog hingga umat islam geram dibuatnya.
maka, untuk urusan narsis, saya memang jagonya. saya suka ketika saya memajang foto saya di friendster, tapi tidak di facebook karena saya tidak punya account tersebut. saya suka menulis panjang lebar seperti ini lalu menceritakan apa yang sedang saya lakukan dalam blog dan sangat senang sekali ketika postingan saya itu banyak yang mengomentari walau sebagian itu komentar balasan dari saya sendiri. saya suka memasang status dimessenger dan memberitahukan kalau saya sedang begini dan begitu bahkan saya dengan pe-de menulis kalau postingan saya diblog sudah saya update. saya suka mengisi shoutbox orang lain, menyapanya lalu menuliskan sebait puisi lalu diakhiri dengan is available on. saya suka memuji istri saya, bos mburi yang paling pinter meramu berbagai jenis macam bumbu untuk dijadikan menu, mayor jendral yang rajin tiarap merogoh kotoran dan debu dikolong meja ketika membawa sapu, juga wanita karier yang ikut membantu pemasukan keluarga hingga sering lembur didepan meja kerja, sang kekasih hati, cinta mati, gandulani ati, ora mung ono ing lati.
ya, sekali lagi perkenalkan. nama saya narsis.

10:05 Posted in Opini | Permalink | Comments (42) | Email this
Comments
hidup narsis! :)
Posted by: edy | 24 November 2008
Saya juga narsis..memasang foto saya di blog or di ym...jayus sekali..hiks..tak apalah mengagumi diri sendiri...betapa cantiknya saya...hahahhaha...kaborrrrr...*dilempar sendal jepit ma mata*
Posted by: Heny | 24 November 2008
hai narsis, saya senny
Posted by: senny | 24 November 2008
wah aku masuk golongan narsis dong....gabung mata ahhhh :D
Posted by: kenny | 24 November 2008
kalo saya narsis gak mas???
blog mas ini gak narsis kok... bnyk yg emang narsisnya parah sangat. tp yah balik ke individu masing2. lah wong blog juga blog nya dia.
sekali2 pasang foto istrinya disini dooong... aku penasaran sama mayor jendral yg rajin tiarap itu.heeheh bener2 hebat..niat bgt nyapunya..sampe tiarap begitu.
btw... sy jg ngeplurk... iseng2 enak loooh... sumpeh deh gak niat narsis :P
Posted by: ichaawe | 25 November 2008
@edy
hidup...
@Heny
hahahaha
ngga kok jeung, ngga mungkin tak lempar sandal jepit. tak lempat bunga malah... *saya kan baik hati orangnya*
@senny
dah kenal kaliii
Posted by: mata | 25 November 2008
wow narsis man, ada yg positif ada yg negatif, tp kayaknya kenarsisan lu membawa kebahagiaan bagi banyak orang ya,klo gw sih suka baca tulisan2 narsis lu.silahkan narsis selama tdk mengganggu orang lain ya gpp. btw kasian juga si kambing hitam sering jd korban, adu domba jg lebih seru dari pada adu ayam.thx man
Posted by: awi | 25 November 2008
@kenny
ya ya,... kita bikin team narsis ken hahahah
@ichaawe
lah... kok saya jadi dituntut untuk menilai kamu narsis apa ngga ? hahaha
ya memang sih, blog itu ya terserah yang punya isinya. mau dibikin model mana juga bebas. asal bisa dipertanggung jawabkan saja. ckckck
soal pasang foto, sudah berkali kali kok saya pasang foto dia. kamu buka aja postingan saya sebelumnya.
oh ya, memang enaknya ngeplurk itu apa ???
@awi
baru kali ini saya denger ada narsis membawa kebahagiaan.
thanks juga man... haaha
Posted by: mata | 25 November 2008
temannya namanya sapa mas??
kenalin donk....
^^
Posted by: tatari | 25 November 2008
wah..koq nama qta ada samanya ya mas...lidya narsis arliny....hehehe
Posted by: arli_ny | 25 November 2008
Lho ya narsis itu kan bagus...
menghibur hati dan menyehatkan jiwa...
mangkanya, karena narsis, saya jadi cantik gini..
hahaha.....
btw, temennya yang diatas, senny, namanya kok ya sama ama saya....
hahaha... pasti sama2 chantique....
hahaha...
Posted by: AnakAyamNarsis | 25 November 2008
wahhhhh.......saya juga tergolong narsis kayaknya. dalam 1 halaman blog saya saja, sudah berapa poto itu terpajang :)) hahahaa........hidup narsissssssssssssss
Posted by: pinkina narsis | 25 November 2008
Hallo...
salam kenal ya, makasih tadi mempir ke tempat saya. eh itu tadi apa kemarin ya? ah, whatever deh :P
nice blog, i like the way you put the grass here and there :)
Posted by: Shasya Pashatama | 25 November 2008
@tatari
temen yang mana ?
@arli_ny
narsis dari mana ???
@AnakAyamNarsis
eh ayam, eh ayamm...
kamu cewek yah ? kirain cowok lho..
oh nama kamu senny juga. emang sih senny yang itu mang cantik... hayah... ( senny ge er nih )
Posted by: mata | 25 November 2008
biar deh saya dibilang apa ... buat saya narsis itu perlu di jaman informasi seperti ini. Narsis untuk bisa berguna bagi orang lain. Narsis sebagai identitas diri. Narsis sebagai aktualisasi diri. Narsis tidak selamanya negatif. Tergantung dari sudut pandang mana kita melihatnya.
Posted by: Setiaji | 25 November 2008
Aaahh kamu belon narsis kok Ta...
lha wong kamu ndak ngeplurk kok...
coba kalo kamu ngeplurk trus posting tret bilang "lagi beol" "lagi beol sambil ngupil" "lagi beol sambil ngupil dapet pancingan" "lagi beol sambil ngupil pancingan diuyek2 berbentuk bola bundar" "lagi beol sambil ngupil pancingan masuk mulut asin enak"
nnnaaaahhh....
itu baru bisa disebut narsis
Posted by: Reth | 25 November 2008
@pinkina narsis
huahahahaaha
pasti situ fansnya banyak
buktinya banyak foto bertebaran...
@Shasya Pashatama
salam kenal juga ya sha...
@Setiaji
nah itu, masalahnya banyak yang memandang bukan dari sudut. hahahaha...
intinya narsis itu lumayan penting ya..??
Posted by: mata | 26 November 2008
kan ga salah jadi narsis :P
malah seru lagi...bukan begitu???
Posted by: retrira | 26 November 2008
errr....saya juga masuk kategori narsis ga ya? btw, id plurknya apa?
Posted by: yati | 26 November 2008
@Reth
masak ngupil aja dimasukin plurksih reth ?
sampai segitunya yah ???
udah narsis jorok lagi...
@retrita
begitu... :)
@yati
saya pernah register sih tapi lupa idnya apa ? kalau inget ntar sekalian saya kasih tau passwordnya jeung :)
masih bergerak kan ?
Posted by: mata | 26 November 2008
loh blogger kan narsis semua :D
gak masalah narsis yg penting gak menyusahkan orang lain bener gak :D
Posted by: linda | 26 November 2008
kalau saya narsis gak ta?
lama banget gak update, sibuk moto diri sendiri ya? :P
Posted by: mayssari | 26 November 2008
Kurang narsir tuh....
Fotonya2 kenapa gak dimunculin juga disini :D
Sekali2 pajang foto yang banyak di sini.... Tanpa tulisan :D
Posted by: Iko | 26 November 2008
untung saya mah gak narsis, tp kalo nonton mesti punya narsis mas :d. bagi puisinya dong.
Posted by: danu | 26 November 2008
Untung saya gak kenal plurk, jadi gak termasuk narsis yah???
Tapi kayaknya dengan meninggalkan komentar disini, saya kok jadi merasa sedikit narsis... :)
Posted by: sapimoto | 26 November 2008
@linda
apa iya blogger narsis semua ?
@mayssari
lama ngga update berarti sibuk ama kerjaan jeung... :)
@Iko
narsir ?? apa itu ?
kesian yang buka donk ko kalau munculin foto banyak banyak disini. lagian foto apa yang mau dipajang ? fdoto saya ? ntar malah pada tkut semua. ckckck
Posted by: mata | 27 November 2008
aku paling seneng kalimat ini
sang kekasih hati, cinta mati, gandulani ati, ora mung ono ing lati.
halahhhh.. serasa di sewu kuto...
Posted by: ika | 27 November 2008
@danu
nonton mesti punya narsis ??? karcis kali ??? maksudnya bagi puisi ???
@sapimoto
mendingan ngga usah kenal deh, daripada ntar lupa gawean. hahahaha
@ika
sewu kuto tuh mana jeung ??? :))
Posted by: mata | 28 November 2008
kalo mata sih nggak NARSIS, menurut saya. dia malah cenderung SILET, hehehe... tulisannya ringan namun tajam mengiris pelan, seperti SILET (E-nya jangan diganti huruf vokal lain lohhh...)
Posted by: ndutyke | 29 November 2008
narsis ngga apa2...daripada minder,hehehe...
Posted by: ivana | 29 November 2008
yah, narsis itu juga penting loh buat diri ndiri.. hihihi~~
Posted by: Lisz | 29 November 2008
kalo saya punya temen namanya narti sama narto... mau kenalan? :)
Posted by: wku | 29 November 2008
@ndutyke
hayah...
segala SILET dibawa bawa...
kelihatan sering nonton gosip ya jeung ???
@ivana
mending minder daripada malu maluin.
hahahaha
@Liaz
iya, asal ngga merugikan oranglain aja :)
Posted by: mata | 29 November 2008
klo gitu, sy termasuk yg supernarsis dong.. punya blog, MP, FS tiga biji, en FB.. smuanya ada potonya ;p
Posted by: dee | 01 December 2008
sampai sekarang aku gak ngerti artinya narsis..sumpah dah..
Posted by: boyin | 01 December 2008
@wku
moh
@dee
wah, bisa jadi tuh
apalagi kalau fotonya sambil cengar cengir,. hahahaha
@boyin
narsis itu, apa yah... membanggakan diri sendiri. sepertinya lho ya
Posted by: mata | 02 December 2008
Hmmm, sebuah postingan yang cerdas... Ngga papa lageee narsis, asal jangan kebangetan aja. Narsis adalah hak setiap manusia yang fundamental, hehe :D. *kaburrr...*
Posted by: Felicity | 02 December 2008
Narsis? gpp dong klo ga malu.. kan ga merugikan org lain.. hehehe..
Posted by: Meidy | 06 December 2008
AKU sih gakk pernah narsis ya.. AKU itu kalo nulis gak pernah tentang AKU melulu.. Jadi AKU tuh gak suka kalok orang2 bilang AKU narsis.. mending kacang buncis.. AKU AKU AKU AKU.. hihihi.. nice posting anyway maasss.. :)
Posted by: titiw | 07 December 2008
@Felicity
ya memang ngga apa apa
orang juga ngga ada undang2 narsis kok :p
@Meidy
memang narsis itu malu maluin yah ???
@titiw
gak narsis sih jeung
cuma pamer... hahahah
Posted by: mata | 10 December 2008
tukul wis bali meneh....
Posted by: hasssan | 16 December 2008
Salam kenal ya.. :)
Posted by: Rusli Zainal Sang Visioner | 01 August 2009
Post a comment