09 November 2009
kembali lagi
jujur saya bertanya tanya apakah sampeyan sampeyan itu bener bener merindukan tulisan saya ? heran ? sebenarnya apa bagusnya selain melihat kehidupan saya yang ngga sempurna, melihat cerita saya yang membosankan, membaca kisah cinta saya yang kelewat romantis, amburadulnya kelakuan temen temen saya, mulut saya yang seperti sampah karena terlalu mengumbar aib orang, hingga akhirnya saya terkesan menjadi manusia yang ngawur. coba pikir. semoga kalian bisa bantu saya mikir, sebab saya memang ngga bisa mikir. apa bagusnya tulisan saya ? "blas ngga ada bagus bagusnya." begitulah sahut teman saya.
lantas kembali saya bertanya. apa tujuannya ? dulu saya katakan kalau menulis adalah obat dari kegilaan hidup saya. semua hal yang mengganjal dalam hati dan tidak bisa keluar dari mulut saya tuangkan dalam tulisan. menulis bagi saya adalah motivasi hidup. tapi bukan berarti saya menjadi seorang motivator hidup. saya serba blak blak'an. sepertinya tidak ada rahasia dalam diri saya, tidak ada hal yang perlu disembunyikan. bahkan teman saya mengatakan kalau saya ini terlalu over, lebay, cap cus, dan terlalu berterus terang. bahkan hal yang saya utarakan itu hanya melihat dari kaca mata yang saya kenakan. apa menurut pandangan saya. hingga saya dicap sebagai manusia egois, terkesan sombong, dan ngawur. walau teman teman saya sebenarnya juga sudah memahami kalau saya ini juga tak luput dari salah dan dosa. sadar hanyalah manusia biasa. biasa ngawur maksudnya.
nah, mungkin ada sebagian orang yang bisa menjadikan kisah yang saya tulis sebagai pembelajaraan hidup. ada juga yang memandang sisi positif dan mengambil hikmah dari tulisan yang saya sampaikan. dan tidak sedikit dari teman saya yang ikut mendukung dan mensuport saya untuk tetap semangat dalam hidup ini. rasa itulah yang membuat saya ingin terus menulis. saling berbagi dan melengkapi. tentang perihal baik dan buruk. suka dan duka. cinta dan derita. hidup dan mati. seperti dikatakan rho teman saya dikampoeng sebelah yang entah sekarang dimana dia berada, belgia, belanda atau masih di yogya ? kalau hidup itu semuanya serba kosok balen.
setelah saya kembali mikir. rasanya kalau saya meninggalkan dunia maya, saya malah semakin menjadi manusia yang anti sosial. maksud saya begini. sudah dikehidupan nyata saya jarang bergaul eh lha kok dikehidupan dunia maya saya semakin menjauh. bukankah saya seharusnya malah bersyukur dan terima kasih karena saya sudah punya temen buanyak ? bukannya hal itu yang saya lakukan tapi saya malah meninggalkan teman teman yang sudah mengenal saya. saya mau hidup ini seimbang, tanpa harus ditimbang. semakin mengenal dunia nyata, hidup dikampoeng, penuh unggah ungguh, saling menyapa, wedangan, ronda, rapat rt, arisan, hadir dalam hajatan, mengusap air mata kalau ada layatan, juga hidup serasi, seiya, sekata, saling bantu dalam bertetangga. deso mowo coro negoro mowo toto. dan tak lepas dari itu semua, saya ingin tetap menjalin hubungan baik dengan teman teman saya yang jauh lewat dunia maya. hingga tali silaturahmi ini ngga putus. tidak akan pernah lupa. dan tak akan pernah hilang dari ingatan.
saya cuma mau bilang. blog ini tak akan mati ! dan saya masih disini.

15:42 Posted in Cerita | Permalink | Comments (3) | Email this